PUBG Mobile Global Open SEA 2026 Season 1 Finals resmi telah dimulai. Enam belas tim dari seluruh Asia Tenggara sudah hadir di BCC Hall, Central Ladprao, Bangkok untuk event offline tiga hari yang berlangsung 15 hingga 17 Mei. Lima dari mereka akan pulang membawa tiket ke PMGO S1 Main Event di Jakarta (2โ€“7 Juni, hadiah $500.000). Sisanya? Langsung angkat koper.

Ini adalah LAN regional besar pertama di roadmap PUBG Mobile Esports 2026, dan buat sebagian besar tim yang hadir, inilah kesempatan terbaik mereka untuk menginjak panggung global musim ini.

Format SEA Finals

Semua 16 tim langsung bertanding di satu bracket Grand Finals tanpa babak grup. Semua main dari Hari 1. Total ada 19 match dalam tiga hari, enam match di dua hari pertama dan tujuh di Hari 3. Tambahan satu match di hari terakhir ini berbeda dari format 18 match yang biasa dipakai di PMGO regional sebelumnya.

Sistem poin mengikuti standar PUBG Mobile: poin placement (WWCD dapat 10, posisi kedua dapat 6, turun sampai 1 untuk posisi kedelapan) ditambah 1 poin per eliminasi. Setelah 19 match selesai, lima tim teratas di klasemen langsung lolos ke Jakarta.

Total hadiah SEA Finals sebesar $40.000, tapi hadiah sesungguhnya adalah poin PMGC. Juara pertama dapat 60 poin PMGC, kedua dapat 40, dan seterusnya menurun. Poin-poin ini langsung berpengaruh pada kualifikasi ke PUBG Mobile World Cup di Riyadh dan pada akhirnya ke PMGC 2026 Grand Finals di Turki.

16 Tim Berdasarkan Region

Indonesia (5 Tim via PMPL ID Spring)

Indonesia mengirim kontingen terbanyak, dan di dalamnya ada beberapa nama dengan jam terbang internasional yang tinggi.

TimPosisi PMPL IDPemain Kunci
Pandum1stFrentzy, Joobrenky, LeonDZ, D1mzy
Pangeran McJoe2ndStar, Linixx, Noox, DayboT, Herlings
Bigetron by Vitality3rdReizyy, Reyzak, FederaLes8, axeL, V3XXY, Ryzen313
RRQ Ryu4thGenFos, Nerpehko, L4PAR, FIREN
VOIN Chaikery5thPotato5, Zetaxzz5, Voxie5, BoyCil5

Pandum menjuarai PMPL ID Spring dengan 191 poin dari 19 match Grand Finals, termasuk tiga Chicken Dinner dan 113 eliminasi. Mereka juga sudah mengantongi slot langsung ke Main Event Jakarta terlepas dari hasil SEA Finals ini. Pangeran McJoe membayangi mereka hingga akhir dengan 183 poin, diperkuat oleh Star, peraih medali emas Indonesia di EA Esports Nations Cup 2026.

Bigetron by Vitality membawa nama besar mereka kembali ke panggung regional, kali ini makin kuat dengan comeback veteran Ryzen313 setelah absen panjang. RRQ Ryu finis keempat, tapi di setting LAN, pengalaman mereka bisa jadi senjata berbahaya.

Malaysia (3 Tim via PMPL MY Spring)

Maqna Esports Club, Team 52, dan AZ Slumber mewakili tiga besar PMPL Malaysia Spring. Tim-tim Malaysia secara historis selalu tampil di atas ekspektasi di regional SEA, dan tiga slot yang mereka punya memberi peluang nyata untuk mengantarkan setidaknya satu tim ke Jakarta.

Thailand (3 Tim via PMPL TH Spring)

Tuan rumah menurunkan HAIL Esports, eArena, dan Sharper Esport. HAIL memuncaki klasemen PMPL Thailand Spring dan akan diuntungkan oleh dukungan penonton kandang di BCC Hall. eArena dan Sharper juga menunjukkan konsistensi yang solid sepanjang kompetisi liga Thailand.

Vietnam (2 Tim via PMPL VN Spring)

Team Flash dan D’Xavier lolos dari Vietnam. Team Flash adalah nama yang sudah sangat dikenal di berbagai judul mobile esports se-Asia Tenggara.

PMCL Wildcard (3 Tim via PMCL Spring)

Yangon Galacticos (Myanmar), Hyve International (Filipina), dan Team Nemesis (Filipina) meraih tempat mereka lewat jalur Challengers League. Ketiganya melewati format liga dua minggu terpisah sebelum lolos di PMCL Spring Finals. Level kompetisinya memang naik signifikan, tapi jalur wildcard sudah lebih dari sekali melahirkan kejutan.

Tim yang Patut Diwaspadai

Pandum masuk sebagai favorit utama. Dominasi mereka di PMPL ID berbicara sendiri, dan mereka datang dengan kepercayaan diri tim yang sudah mengamankan tiket Jakarta lewat gelar nasional. Pertanyaannya: apakah mereka akan santai di sini, atau tetap tancap gas demi poin PMGC?

Bigetron by Vitality selalu jadi ancaman serius ketika tekanan LAN mulai terasa. Roster ini sudah kenyang pengalaman di berbagai event internasional di bawah bendera Bigetron, dan kemitraan dengan Vitality memberikan dukungan yang sulit ditandingi kebanyakan tim SEA.

HAIL Esports bermain di hadapan penonton sendiri dan itu membuat mereka jadi wildcard dengan potensi besar. Penonton Thailand di BCC Hall pasti akan ramai, dan HAIL memuncaki liga domestik mereka bukan tanpa alasan.

Dari jalur PMCL, Yangon Galacticos punya peluang terbesar untuk mengejutkan tim-tim PMPL. Myanmar sudah melahirkan banyak talenta PUBG Mobile berkualitas dalam beberapa tahun terakhir, dan Galacticos melewati Challengers League dengan penuh tujuan.

South Asia Finals Berjalan Bersamaan

Sementara Bangkok menjadi tuan rumah bracket SEA, PMGO South Asia 2026 Season 1 Finals sedang berlangsung di Expo Center, Lahore (14โ€“17 Mei). Event tersebut mempertemukan 16 tim yang berebut 3 slot Main Event dengan total hadiah $40.000.

Hari 1 di Lahore sempat terganggu ketika hujan lebat dan badai memaksa penyelenggara menunda match 4 dan 5 setelah hanya tiga game rampung dimainkan. Pertandingan kembali dilanjutkan di Hari 2 dengan jadwal yang dipadatkan.

Gambaran Besarnya

SEA Finals dan South Asia Finals ini menjadi pengumpan ke PMGO S1 Main Event di Jakarta, tempat 32 tim dari sembilan region akan bertanding pada 2โ€“7 Juni. Wolves Esports sudah mengunci slot NA setelah memenangkan regional mereka lewat Smash Rule di match 17. Final regional lainnya di Western Europe, Eastern Europe/Central Asia, MENA, dan kawasan lain sudah selesai atau sedang berjalan.

Roadmap 2026 mencakup empat event global: PMGO S1 (Jakarta), PMGO S2 (Pakistan, akhir tahun ini), PUBG Mobile World Cup (Riyadh, bagian dari Esports World Cup), dan PMGC 2026 Grand Finals (Turki). Total hadiah dari keempat event ini melebihi $7 juta.

Cara Nonton

Siaran SEA Finals bisa ditonton di channel YouTube resmi PUBG Mobile Esports dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Indonesia, Thai, dan Vietnam. Match Hari 1 di Bangkok dimulai pukul 16.15 ICT (09.15 UTC).