Kalau kamu sempat lengah minggu ini, banyak banget yang kelewatan. Semua title mobile esports yang kita liput serentak bikin heboh. Playoff MPL mulai membentuk peta persaingan, Free Fire sudah meloloskan enam tim ke Grand Finals di Vietnam, dan jalan menuju Bangkok di PUBG Mobile makin pendek. Gue Rafa, dan ini adalah download mingguan kamu. Langsung kita bahas.

🔥 MLBB: RRQ Hoshi Terus Terpuruk

MPL Indonesia Season 17 memasuki Week 7, dan drama yang jadi pembicaraan masih sama seperti Week 6, Week 5, dan seterusnya. RRQ Hoshi kalah lagi. Dua kali, malah.

EVOS Legends menghajar mereka 2-0 di Sabtu, lalu Geek Fam ID langsung menyapu bersih 2-0 di Minggu. RRQ baru saja mengakhiri rentetan delapan kekalahan beruntun lewat kemenangan atas Bigetron by Vitality beberapa waktu lalu, tapi sekarang mereka sudah terjun bebas lagi. Draft terlihat kacau, chemistry tim entah ke mana, dan sang Raja pun semakin kehabisan waktu sebelum regular season berakhir pada 24 Mei.

Sementara itu, tim-tim yang memang tampil bagus terus melaju. ONIC Esports menggilas NAVI dengan skor 2-0, Alter Ego menundukkan Dewa United 2-1, dan EVOS mendaki klasemen dengan penuh percaya diri. Dewa United juga membuka pekan dengan kuat lewat kemenangan 2-1 atas Geek Fam, dan Team Liquid ID melibas Bigetron 2-0 untuk tetap bersaing di papan atas.

Peta playoff MPL ID semakin jelas terbaca. Enam tim lolos, dan dengan dua pekan tersisa, posisi bawah klasemen makin terasa panas buat beberapa roster.

🇵🇭 MPL Philippines: Aurora Terus Merosot

Di Manila, MPL PH Season 17 Week 7 menyajikan drama yang sebulan lalu tak terlihat di klasemen.

Jumat dibuka dengan ONIC Philippines yang mematikan perlawanan AP.Bren lewat skor 2-0. Setelah itu, Team Liquid PH menangani Smart Omega dengan hasil yang sama, mempertahankan posisi puncak mereka. TL PH tampil sebagai tim paling konsisten sepanjang musim ini. Setelah sempat dikelahkan Team Falcons PH di Week 6, Cavalry langsung bangkit.

Tapi cerita utamanya? Aurora Gaming PH. Sang juara bertahan M7 World Championship kini sudah menanggung lima kekalahan beruntun. Di Minggu, ONIC menyelesaikan reverse sweep 2-1 atas Aurora untuk mendorong rekor mereka menjadi 8-4. K1NGKONG tampil ganas di Game 3 memakai Suyou dengan tujuh kill dan tujuh assist. Peluang playoff Aurora kian tipis, sementara regular season tinggal menyisakan satu pekan.

Team Falcons PH sudah mengamankan tiket playoff dan kini mengincar dua besar. Perebutan tempat ke-3 hingga ke-6 sangat ketat. Smart Omega, Twisted Minds, AP.Bren, TNC Pro Team, dan Aurora semuanya masih bersaing, dan sebagian dari mereka pasti akan tersingkir.

Satu pekan lagi. Itu satu-satunya yang tersisa.

🎯 Free Fire: Enam Tim Kantongi Tiket ke Vietnam

FFWS SEA 2026 Spring Knockout Stage memasuki pekan ketiga, dan ini adalah fase eliminasi yang sesungguhnya. Enam tiket Grand Finals diperebutkan dalam tiga matchday (8–10 Mei), dan hasilnya mengubah wajah keseluruhan turnamen.

Bigetron by Vitality memuncaki klasemen di Day 1 dan menjadi tim Indonesia pertama yang mengamankan tempat di Grand Finals. RRQ Kazu menyusul di Day 2, dan kedua skuad Indonesia itu meraih setiap poin dengan kerja keras. Setelah Week 1 yang berat karena tim-tim Thailand mendominasi papan atas, Bigetron dan RRQ Kazu bangkit dengan fragging yang konsisten dan rotasi yang cerdas di Week 2 dan 3.

Tim-tim lain yang turut lolos ke Grand Finals: All Gamers Global dan Team Falcons dari Thailand, Twisted Minds (juga dari Thailand), dan GOW dari Vietnam.

Nah, ini bagian yang menyakitkan buat fans Indonesia. EVOS Divine, juara bertahan EWC, finis kelima di Day 3 dengan 84 poin tapi gagal masuk dua besar. ONIC mendarat di posisi keenam dengan 60 poin, dan Shadow Esports terparkir di urutan sepuluh dengan hanya 43 poin. Ketiga tim Indonesia ini kini punya satu kesempatan terakhir di Week 4 (15–17 Mei) untuk merebut salah satu dari enam tiket Grand Finals yang tersisa.

Grand Finals digelar pada 30–31 Mei di Ho Chi Minh City, Vietnam, dengan total hadiah $300.000 dan yang lebih penting lagi, delapan slot kualifikasi EWC yang diperebutkan.

📱 PUBG Mobile: Jalan ke Bangkok Makin Serius

Musim kompetitif PUBG Mobile sedang menuju pekan yang sangat besar. PMGO Season 1 SEA Finals berlangsung pada 15–17 Mei di BCC Hall, Bangkok, dengan 16 tim dari seluruh Asia Tenggara bersaing memperebutkan lima tempat di PMGO Main Event.

Kepingan kualifikasi terakhir jatuh pada pekan ini. PMPL Malaysia Spring 2026 dinobatkan juaranya, yaitu Maqna Esports Club. Pemain rookie FEXCRY meraih League MVP sekaligus Finals MVP di turnamen profesional pertamanya, debut yang bakal diingat seumur hidup. Team 52 dan AZ Slumber finis di urutan kedua dan ketiga, dan ketiganya sudah mengunci tiket ke Bangkok.

Dari 16 tim yang bertarung di Bangkok, lima berasal dari PMPL Indonesia (di mana Team Pandum meraih gelar Spring pada Maret lalu), tiga dari PMPL Malaysia, tiga dari PMPL Thailand, dua dari PMPL Vietnam, dan tiga dari sirkuit PMCL SEA.

SEA Finals ini langsung terhubung ke PMGO Season 1 Main Event di Jakarta, yang kemudian menjadi jembatan menuju PUBG Mobile World Cup di ajang Esports World Cup di Riyadh, Juli mendatang. Taruhannya terus meningkat, dan bagi tim-tim SEA, Bangkok adalah filter besar pertama.

👀 Yang Perlu Ditonton Pekan Depan

EventTanggalKenapa Penting
MPL PH S17 Week 815–17 MeiPekan terakhir regular season. Tempat playoff ditentukan.
MPL ID S17 Week 815–17 MeiPlayoff makin panas. Bisakah RRQ selamat?
FFWS SEA Knockout Week 415–17 MeiEnam tiket Grand Finals terakhir. Kesempatan pamungkas EVOS Divine.
PMGO SEA Finals15–17 Mei16 tim. Bangkok. Lima tiket ke Main Event.
FF MAX Asia Invitational14–17 MeiInvitational 18 tim, hadiah $50.000.

Pekan depan padat banget. Tiga title berbeda menggelar event eliminasi sekaligus di waktu yang sama. Kalau kamu fans mobile esports, blok kalendermu dari sekarang.