MLBB Championship Tour East Asia pertama siap bergulir Jumat ini di Shanghai, dan turnamen ini berpotensi mengubah cara kerja kompetisi MLBB di luar wilayah Asia Tenggara.
MCT East Asia 2026 digelar 22-24 Mei di Star Ring Center, mempertemukan enam tim dari empat negara yang bersaing memperebutkan tiket ke Mid Season Cup 2026 di Riyadh. Juara turnamen langsung lolos ke MSC Main Event, sementara peringkat dua hingga empat mendapat tempat di babak Wild Card. Bagi tim-tim dari kawasan yang selama bertahun-tahun hidup di bawah bayang-bayang kekuatan SEA, ini adalah taruhan tertinggi yang pernah mereka hadapi.
Kenapa Turnamen Ini Penting
Sejak awal, kompetisi MLBB memang selalu didominasi SEA. Indonesia, Filipina, dan Malaysia menguasai hampir semua event internasional, dan jalur menuju turnamen global praktis hanya bisa dilewati lewat MPL. Itu mulai berubah ketika Moonton memperkenalkan strategi lima region di M7 World Championship di Jakarta, Januari lalu. Rencana ini membagi dunia menjadi lima zona kompetitif: SEA, East Asia, EECA, EMEA, dan Americas. Setiap zona punya Championship Tour sendiri dan jalur langsung ke MSC.
MCT East Asia adalah tempat rencana itu mulai terwujud. Turnamen ini juga punya lapisan makna kedua: digelar di bawah bendera Asian Champions League, menjadikan MLBB sebagai judul mobile pertama yang masuk ke dalam kerangka ACL. Hero Esport dan Asia Champions League Foundation ikut mengelola turnamen ini bersama Moonton, sebuah kemitraan yang jelas melampaui batas sirkuit esports biasa.
Enam Tim dan Apa yang Mereka Bawa
๐จ๐ณ China: Guangzhou Gaming dan YBINGAME
Guangzhou Gaming (GZG) finis pertama di playoff China Masters Season 2 dan menjadi unggulan utama China. Org ini sebelumnya tampil di M7 World Championship Wildcard Stage di Jakarta, di mana mereka tumbang dari Team Zone dengan skor ketat 2:3 di semifinal. Pengalaman LAN itu, meski tidak lolos dari babak Wildcard, memberi mereka referensi yang hampir tidak dimiliki tim lain di MCT East Asia.
YBINGAME (YBG) mengisi slot kedua China lewat liga yang sama. YBG masuk M7 sebagai tim peringkat teratas China dan melaju lebih jauh dari GZG di World Championship, jadi menganggap mereka sekadar qualifier kelas dua jelas keliru. Kedua roster China membangun skuad mereka di bawah aturan import baru yang membatasi tim hanya boleh membawa satu pemain asing (tidak termasuk posisi Jungler), sehingga lineup mereka bertumpu besar pada pemain lokal.
๐ฒ๐ณ Mongolia: The MongolZ dan The Modun
The MongolZ memenangkan ESN National Championship 2026 dan datang ke Shanghai sebagai unggulan utama Mongolia. Organisasi ini punya roster kompetitif di berbagai judul esports, dan divisi MLBB mereka adalah kekuatan terkuat di Mobile Legends Mongolia selama setahun terakhir.
The Modun lolos lewat sirkuit nasional yang sama. Skena MLBB Mongolia memang lebih kecil dibanding China atau Korea, tapi tim-timnya dikenal bermain cepat dan agresif, gaya yang bisa menghukum draft pasif dan rotasi lambat. Kedua tim Mongolia ingin membuktikan bahwa region mereka layak berada di level ini.
๐ฏ๐ต Jepang: Sunset Ravens
Sunset Ravens meraih satu-satunya tiket Jepang lewat MCT Japan Qualifier. Skena MLBB Jepang terus berkembang, meski masih setingkat di bawah region-region yang sudah mapan. The Ravens langsung menghadapi tekanan besar di Mythical Group bersama GZG dan The MongolZ, dua dari roster terkuat di atas kertas dalam turnamen ini.
๐ฐ๐ท Korea Selatan: Ares Red Squad
Ares Red Squad, yang sebelumnya dikenal sebagai Feiyun Esports, memenangkan MCT South Korea Qualifier dan mengisi slot Korea. Rebranding-nya memang baru, tapi roster-nya tetap sama. Ekosistem MLBB Korea Selatan masih dalam tahap berkembang, dan perjalanan panjang di Shanghai bisa memberi dampak lebih besar bagi visibilitas skena itu dibanding puluhan qualifier online sekalipun.
Format Turnamen
Turnamen ini dibagi menjadi dua tahap dalam tiga hari.
| Tahap | Tanggal | Format |
| Legendary Group (Play-in) | Jumat, 22 Mei | Round-robin Bo3 (YBG, The Modun, Ares Red Squad) |
| Mythical Group + Playoffs | Sabtu, 23 Mei | Bracket double-elimination Bo3 (semua 6 tim) |
| Losers’ Final + Grand Final | Minggu, 24 Mei | Bo5 |
Legendary Group berfungsi sebagai play-in. YBG, The Modun, dan Ares Red Squad saling berhadapan dalam format round-robin di Hari 1, dengan ketiganya tetap maju ke playoff. Mereka kemudian bergabung dengan tim-tim Mythical Group (GZG, The MongolZ, Sunset Ravens) dalam bracket double-elimination di Hari 2. Hari terakhir menampilkan pertandingan Bo5 untuk menentukan juara dan empat tim yang lolos ke MSC 2026.
Formatnya menghargai konsistensi. Satu kekalahan dalam bracket double-elimination tidak langsung mengakhiri perjalanan sebuah tim, tapi Grand Final Bo5 akan benar-benar menguji kedalaman roster dan kemampuan adaptasi.
Jalan Menuju Riyadh
Semua yang terjadi di MCT East Asia bermuara ke MSC 2026, yang dijadwalkan berlangsung musim panas ini dalam rangkaian Esports World Cup di Riyadh. Prize pool-nya mencapai $3 juta, terbesar dalam sejarah MLBB. Dua puluh lima tim dari lima region akan berebut gelar yang diraih Team Liquid PH pada 2025.
Bagi keenam roster East Asia ini, Shanghai adalah satu-satunya jalan masuk. Region ini tidak punya liga MPL sebagai jaring pengaman, tidak ada qualifier kedua. Empat tim akan melaju. Dua pulang tangan kosong, hanya membawa pengalaman bersaing di panggung yang dua belas bulan lalu bahkan belum ada.
Yang Perlu Diperhatikan
Ketangguhan mental GZG saat tertekan. Mereka punya pengalaman LAN internasional paling banyak di antara semua tim di sini berkat perjalanan M7 Wildcard. Pertanyaannya adalah apakah performa mereka di China Masters bisa terjaga di event offline singkat dan bertensi tinggi ini, menghadapi lawan-lawan yang belum pernah mereka temui sebelumnya.
Seberapa jauh Mongolia bisa melangkah. The MongolZ bisa jadi tim yang tidak disiapkan siapa pun. Tim-tim Mongolia dikenal dengan keputusan agresif di early game yang menghukum draft pasif. Kalau mereka bisa mengejutkan lawan dalam format Bo3, potensi upset itu sangat nyata.
Faktor Korea. Ares Red Squad masuk dengan infrastruktur regional paling minim. Kalau mereka bisa melaju jauh, itu akan menempatkan MLBB Korea di peta dengan cara yang tidak bisa dilakukan qualifier maupun league online mana pun.
Jebakan play-in. YBG, The Modun, dan Ares Red Squad semuanya bermain di Hari 1, jauh sebelum tim-tim Mythical Group menginjakkan kaki di panggung. Saat playoff dimulai Sabtu, mereka sudah punya pengalaman bertanding di LAN. Ini bisa jadi keuntungan (sudah panas, sudah menyesuaikan diri dengan venue) atau justru kelemahan (kelelahan, strategi sudah terbaca). Tim-tim Mythical Group punya rekaman pertandingan untuk dipelajari bagaimanapun hasilnya.
MCT East Asia 2026 dimulai Jumat ini. Bagi region yang selama bertahun-tahun hanya bisa menyaksikan SEA mengangkat setiap trofi, inilah kesempatan nyata pertama untuk membangun sesuatu yang benar-benar milik mereka sendiri.