By Rafael “Rafa” Alves

Dua minggu masuk Season 40, meta MLBB mulai kelihatan wujud aslinya. Patch 2.1.61 bukan sekadar utak-atik angka. Patch ini memorak-porandakan seluruh mid lane, melempar 13 mage ke dalam blender, meng-nerf beberapa hero yang paling sering dipilih di Mythic+, dan menjatuhkan support baru bernama Marcel tepat di tengah kekacauan itu. Kalau kamu belum nyesuaiin hero pool sekarang, kamu cuma lagi bagi-bagi bintang gratis ke orang yang udah lebih siap. Yuk gue breakdown apa yang beneran penting di minggu ke-2 ini, apa yang udah dikasih lihat tim-tim pro, dan ke mana kamu harus naro ban card-mu.

๐Ÿ”„ Tier List S40 Baru Aja Kena Guncangan Besar

Mulai dari hero yang paling diuntungkan patch ini: Aurora. Dari mid pick biasa-biasa aja di Season 39, dia tiba-tiba jadi ancaman nyata hampir dalam semalam. Cooldown Skill 1-nya turun dari 4 detik jadi 3 detik di rank maksimal โ€” pengurangan 25% buat senjata freeze utamanya. Di teamfight panjang, Aurora sekarang bisa chaining freeze jauh lebih cepat dari sebelumnya. Kalau timmu punya CC tambahan, itu basically vonis mati buat siapa pun yang kena. Percaya deh, Aurora dengan Enchanted Talisman di meta sekarang rasanya hampir nggak fair.

Di sisi sebaliknya, Kagura kena pukul telak. Moonton nyebutnya “penyesuaian,” tapi mari kita jujur: itu nerf. Scaling Ultimate-nya turun dari 105% ke 90%, base damage ratio dari 70% ke 60%, dan damage Skill dari 170% ke 155%. Iya, biaya mana-nya dikurangi, tapi itu nggak sebanding dengan hilangnya sebesar itu burst potential. Kalau kamu Kagura main, masih bisa dimaksimalin โ€” nerfs-nya memukul ceiling-nya, bukan floor-nya. Tapi kalau belum punya dia, mending Diamonds-mu dipakai ke tempat lain.

Ixia akhirnya kena batunya. Dua season berturut-turut dia hampir wajib di-pick atau di-ban di Mythic+, dan Patch 2.1.61 langsung menyasar wave clear-nya (damage Skill 1 dikurangi) sekaligus sustain-nya (passive HP regen dipangkas). Dia nggak mati, tapi bukan lagi lane bully yang bisa out-trade siapa pun sambil farming dengan nyaman.

Ada juga Pharsa yang emang udah lama minta nerf. Cooldown skill-nya yang lebih panjang sekarang bikin lawan punya celah untuk masuk, bukan cuma terus-terusan kena poke dari seberang map tanpa bisa berbuat apa-apa.

๐Ÿ“Š Siapa yang S-Tier Sekarang? Breakdown Meta MLBB Lengkap untuk Minggu ke-2

Ini posisi setiap role saat meta S40 mulai stabil. Data diambil dari ranked Mythic+ dan tren awal para pro.

EXP Lane: Sora masih raja tak terbantahkan dengan ban rate 70% di Mythic yang bikin geleng-geleng. Sembilan ability dalam tiga form memberinya fleksibilitas yang nggak ada tandingannya. Di Thunder Form dia menang hampir semua duel 1v1, dan di Cloud Form dia jadi AoE initiator yang masif. Kalau dia kebuka, langsung pick. Titik. Di belakang Sora, Phoveus naik sebagai counter-pick terbaik di meta yang penuh hero bermodal dash. Setiap kali musuh dash di dekatnya, ultimate-nya reset. Itu aja udah bikin dia sangat berharga melawan komposisi assassin. Freya masih kuat setelah revamp, meski sustain-nya kena pangkas patch ini โ€” HP regen saat Ultimate berkurang 33%. Dia sedikit lebih gampang dibunuh di delapan menit pertama, tapi masih duelist top-tier.

Jungle: Fredrinn balik lagi sebagai rajanya utility jungler. Mekanik taunt plus gray HP-nya bikin dia bisa nyerap damage untuk tim, lalu membalikkannya sebagai burst. Dia juga membebaskan EXP lane buat fighter yang lebih berorientasi damage โ€” persis seperti yang dimau meta sekarang. Alice ada tepat di sebelahnya sebagai sustain jungler dengan AoE crowd control yang luas. Di belakang mereka, Hayabusa dan Yi Sun-shin tetap berbahaya buat pemain yang bisa eksekusi di level tinggi, meski YSS bakal kena nerf lagi di Advanced Server โ€” durasi global ult-nya dipangkas 33%.

Mid Lane: Di sinilah segalanya jadi kacau. Gelombang buff 13 mage mengocok ulang seluruh pool. Kadita masuk S40 tanpa disentuh dan jadi anchor mid lane paling aman dengan win rate 53% di Mythic+. Zhuxin hadir dengan execute potential dan zone pressure yang menjadikannya pilihan pertama saat draft. Aurora adalah hero yang paling naik daun, seperti yang udah gue bilang. Sementara itu, Yve hancur lebur. Dia kehilangan sekitar 980 HP di level 15 akibat pemotongan base stat dan growth, dan nilai slow di Skill 2 serta Ultimate-nya turun dari 60% ke 40%. Hero mobile sekarang bisa dengan santai jalan menembus zone-nya.

Gold Lane: Karrie jadi solusi alami di meta yang penuh tank ber-HP tinggi seperti Fredrinn dan Gloo, berkat passive true damage-nya. Kimmy tetap relevan dengan damage fisik-magic hybrid yang susah diantisipasi itemnya. Moskov tampil kuat di MPL PH Minggu 1 sebagai carry untuk komposisi agresif.

Roam/Tank: Tigreal bertahan di S+ tier. Combo Flicker-Ultimate-nya bisa memporakporandakan seluruh tim dan berpadu sempurna dengan mage AoE seperti Aurora. Khufra jadi pilihan utama sebagai anti-dash tank, sementara Gloo terus menteror carry dengan cara harfiah menempel ke mereka.

๐Ÿ† Pro Picks MLBB di S40: Apa yang Didraft Tim-tim MPL

MPL PH Season 17 resmi dimulai 20 Maret, dan minggu pertamanya sudah banyak hal menarik untuk dicermati. Ini adalah season pertama dengan pemain import internasional: AeronnShikii dari Indonesia bergabung dengan Team Liquid PH di gold lane, sementara Savero melakukan langkah lintas-regional yang sama ke ONIC PH.

Team Liquid PH membuka kampanye mereka dengan mengalahkan juara bertahan M7 World Championship, Aurora Gaming PH, dalam seri 2-1. Macro mereka terlihat rapi, dan gold laner pengganti Daiki โ€” yang turun lapangan menggantikan AeronnShikii yang belum tersedia di Minggu 1 โ€” tampil gemilang di atas Moskov dan mampu bersaing dengan yang terbaik di dunia. Kalau itu bukan pernyataan kelas, gue nggak tahu apa lagi namanya.

Team Falcons PH juga tampil gahar, mengalahkan ONIC PH di laga pertama mereka. Sorotan besarnya: Hadji yang menggantikan Pheww di mid lane. Dua gelar MPL PH bersama Blacklist International, juara dunia M3 dengan tournament KDA tertinggi sebesar 6.58, dan kini memulai babak baru bersama roster yang mumpuni. Dengan fleksibilitas Hadji dan Flap yang mengakar di EXP lane menggunakan fighter tangguh seperti Arlott dan Yu Zhong, Falcons tampil sebagai kandidat serius untuk merebut gelar juara.

AP.Bren diam-diam meraih minggu terbaik di antara semua tim, dengan catatan 2-0 termasuk kemenangan atas TNC. Setelah terpuruk di papan bawah klasemen Season 16 dan absen dari playoff dua split berturut-turut, kembalinya kapten KielVJ dari stint internasionalnya tampaknya menyuntikkan energi baru ke roster yang tidak banyak diekspektasikan. Itulah cerita yang paling menghangatkan hati di Minggu 1.

Di sisi Indonesia, MPL ID Season 17 resmi bergulir pada 27 Maret dengan sembilan tim bersaing memperebutkan dua tiket kualifikasi MSC 2026 dan hadiah total sekitar $288.000. Pantau terus RRQ Hoshi vs ONIC akhir pekan ini. Duel itu bakal banyak bilang tentang bagaimana tim-tim Indonesia membaca meta S40 di patch ini.

๐Ÿ‘€ Yang Bakal Datang di Advanced Server

Patch 2.1.62 sudah masuk tahap testing dan membawa beberapa perubahan menarik. Terizla kehilangan seluruh sistem mana-nya โ€” kedengarannya gila, tapi ini sebetulnya cuma menghapus “pajak recall” yang selama ini memutus siklus sustain-nya. Sekarang dia bisa chaining rotasi penuh tanpa kehabisan. Meski Moonton langsung mengeluarkan follow-up di Patch 2.1.64 dengan menaikkan cooldown agar tetap seimbang, jadi mereka jelas sedang mengawasinya dengan ketat. Melissa mendapat restrukturisasi kit secara menyeluruh dengan mekanik skill chaining baru dan perisai pada Ultimate-nya. Dan Freya kena nerf kedua berturut-turut โ€” yang langsung bilang betapa dominannya dia belakangan ini.

Kalau mau selangkah lebih maju dari yang lain, mulai latihan Aurora dan Terizla dari sekarang. Keduanya sedang tren naik dengan kencang. Dan kalau belum belajar Sora, jujur gue nggak tahu lagi kamu nunggu apa.

Itulah kondisi meta MLBB menjelang minggu ke-2 Season 40. Patch 2.1.61 sudah mengubah segalanya, para pro udah mulai beradaptasi, dan ranked ladder sekarang lebih gila dari sebelumnya. Sampai ketemu di Land of Dawn.