MLBB sedang memasuki era baru bulan November ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah game ini, para pemain terbaik dunia akan bertanding bukan atas nama org atau skuad MPL mereka, melainkan atas nama negara masing-masing. Esports Nations Cup 2026 perdana hadir membawa kompetisi berbasis negara ke Mobile Legends dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya.
Waktunya pun terus berjalan. Deadline roster ENC 2026 jatuh pada 26 April, artinya para pelatih nasional sedang memfinalisasi skuad mereka sekarang juga. Berikut breakdown lengkap soal format, sistem kualifikasi, dan negara-negara yang paling berpeluang bikin kejutan di Riyadh.
Apa Itu Esports Nations Cup 2026?
Esports Nations Cup (ENC) adalah turnamen dua tahunan baru yang diselenggarakan oleh Esports Foundation (sebelumnya bernama Esports World Cup Foundation), lembaga yang sama di balik Esports World Cup tahunan. Konsep utamanya: para pemain tampil membawa bendera negara mereka, bukan organisasi klub.
Event ini berlangsung dari 2 hingga 29 November di Riyadh, Arab Saudi, mencakup 16 judul game dengan total hadiah $20 juta. CS2, Dota 2, VALORANT, League of Legends, PUBG Mobile, dan Honor of Kings semuanya masuk dalam jadwal.
MLBB adalah judul pertama yang dikonfirmasi masuk lineup sejak Januari lalu โ sinyal jelas betapa sentralnya Mobile Legends dalam ekosistem kompetitif global.
๐๏ธ MLBB di ENC 2026: Tanggal Penting dan Format
Kompetisi MLBB berlangsung di pekan penutup event, 23 hingga 29 November, dengan seluruh pertandingan dimainkan secara LAN. 32 tim nasional akan bersaing melalui tiga tahap:
| Tahap | Format | Detail |
| Group Stage | Round Robin | 4 grup berisi 8 tim, pertandingan Bo2 |
| Playoffs | Single Elimination | 4 besar dari tiap grup lanjut, Bo5 |
| Grand Final | Single Match | Bo7 |
Grand Final Bo7 adalah format terpanjang yang pernah digunakan di level internasional MLBB, jadi sang juara benar-benar harus berjuang keras melewati bracket yang melelahkan.
Cara Tim Nasional Lolos Kualifikasi
Sistem ranking nasional MLBB yang baru menjadi inti dari struktur kualifikasi ini. Ada tiga jalur menuju Riyadh:
Undangan langsung (16 tim): Ranking nasional yang sepenuhnya baru ini memantau performa pemain di kompetisi internasional, regional, maupun sejumlah kompetisi klub nasional tertentu. Klub mendapatkan poin dari event MLBB resmi, lalu poin tersebut dibagi rata kepada semua pemain yang berpartisipasi. Ranking suatu negara kemudian ditentukan dengan menjumlahkan poin dari 5 pemain teratas dalam roster yang didaftarkan. Ranking ini terkunci pada 2 Agustus 2026, tepat setelah Mid Season Cup di EWC.
Kualifikasi regional (14 tim): Dijadwalkan pada 14 hingga 16 Agustus, bracket double-elimination akan digelar di delapan wilayah kualifikasi: Asia Tenggara & Oseania, Asia Timur, Asia Selatan, Timur Tengah & Afrika Utara, Afrika, Eropa Barat, Eropa Timur & Asia Tengah, dan Amerika.
Wildcard invites (2 tim): Wilayah spesifik yang mendapatkan slot ini belum diumumkan.
Deadline Roster 26 April dan Kenapa Ini Penting
Setiap negara peserta membutuhkan National Team Partner (NTP), yaitu organisasi yang secara resmi ditunjuk untuk menyusun skuad, menunjuk pelatih, dan mengurus koordinasi logistik. Pelatih yang ditunjuk bertugas memilih roster dan mengumpulkannya sebelum deadline 26 April.
Aturan roster menambahkan lapisan strategi yang tidak ada di kompetisi klub. Tidak boleh ada lebih dari 3 pemain dari organisasi esports yang sama dalam satu tim nasional 5v5. Maksimal 2 pemain cadangan diperbolehkan. Pemain dengan kewarganegaraan ganda harus memilih satu negara untuk seluruh musim ENC.
Ini pertama kalinya komunitas MLBB harus memikirkan soal kelayakan pemain di level tim nasional. Di MPL, komposisi roster ditentukan oleh org. Di ENC, pertanyaannya berubah: dari satu negara yang sama, lima pemain mana yang membentuk lineup terkuat โ dan bagaimana batasan tiga pemain per org memengaruhi keputusan itu?
๐ Negara yang Perlu Dipantau
Asia Tenggara sudah pasti akan memimpin pembicaraan. Filipina dan Indonesia telah melahirkan tim dan pemain paling sukses dalam sejarah MLBB, dan kedua negara ini diuntungkan oleh talent pool yang dalam yang tersebar di berbagai roster MPL. Filipina, khususnya, masuk dengan momentum kuat: Team Liquid PH meraih gelar MSC di EWC 2025.
Malaysia juga merupakan pesaing kuat. MPL MY beralih ke model franchise mulai 2026, bergabung dengan Indonesia dan Filipina sebagai wilayah MLBB franchise ketiga, dan pemain-pemain Malaysia selalu tampil konsisten di kompetisi internasional. Kamboja, yang menjalankan sirkuit MPL-nya sendiri, juga berpotensi menurunkan skuad yang kompetitif.
Di luar SEA, beberapa wilayah punya potensi dark horse yang nyata. Brasil dan Amerika Latin terus berkembang melalui MPL LATAM, sementara kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara bersaing lewat MPL MENA. Turki juga layak dipantau, apalagi dengan M8 World Championship Finals yang dijadwalkan di Istanbul pada Januari 2027.
Ranking nasional akan memberikan gambaran yang lebih jelas setelah MSC 2026 selesai di awal Agustus, tapi pengumpulan roster yang terjadi pekan ini akan menjadi fondasi bagi setiap program tim nasional.
Kenapa Ini Penting bagi Skena MLBB
MLBB sudah menjadi bagian tetap dari Esports World Cup sejak 2024 dan tetap menjadi satu-satunya judul dengan dua event terpisah di EWC (MSC dan Women’s Invitational). M7 World Championship menarik 5,68 juta peak concurrent viewers, menjadikannya event mobile esports paling banyak ditonton yang pernah tercatat. Menurut MOONTON, game ini telah melampaui 1,5 miliar total instalasi di 139 negara.
Tapi Esports Nations Cup menghadirkan sesuatu yang belum pernah dimiliki skena kompetitif ini: kompetisi tim nasional yang terstruktur dan berulang, didukung oleh infrastruktur yang nyata. Ini bukan exhibition atau showmatch. Ini adalah sebuah sistem dengan national team partner permanen, pendanaan khusus dari Esports Foundation, dan kerangka yang dirancang untuk kembali setiap dua tahun.
Bagi para fans, daya tariknya adalah jenis cerita yang benar-benar baru. Rivalitas MPL berpusat pada org dan kontrak pemain. Rivalitas ENC akan soal negara. Grand Final Filipina vs. Indonesia di mana setiap pemain memanggul beban warisan MLBB negaranya adalah tekanan yang sama sekali berbeda โ dan itulah momen yang memang dirancang untuk dihadirkan oleh turnamen ini.
Apa yang Terjadi Selanjutnya
Tonggak terdekat adalah deadline roster 26 April. Setelah itu, kalender kompetitif berlanjut dengan musim MPL yang berjalan hingga pertengahan Juni, dilanjutkan MSC di EWC pada Juli hingga awal Agustus. Begitu MSC selesai, ranking nasional terkunci pada 2 Agustus, undangan langsung dikirimkan, dan kualifikasi regional menyusul pada 14 hingga 16 Agustus.
Dari sana, semuanya mengarah lurus ke Riyadh di bulan November. MLBB telah menghabiskan hampir satu dekade membangun salah satu ekosistem terkuat di mobile esports. Esports Nations Cup 2026 adalah langkah berikutnya โ dan dengan roster yang sedang dikumpulkan pekan ini, perlombaan untuk mewakili negara kalian sudah resmi dimulai.