Peacekeeper Elite League 2026 Spring Grand Finals resmi berakhir pada 26 April di Qicai Convention & Exhibition Operations Center, Changsha. Setelah tiga hari dan 18 pertandingan, Chengdu AG keluar sebagai juara dengan 150 poin — membalikkan ketertinggalan 14 poin di game terakhir.
Enam belas tim bersaing memperebutkan hadiah senilai ¥16,4 juta (~$2,4 juta USD). Selisih kemenangan? Satu poin saja. Ini semua yang perlu kamu tahu.
PEL 2026 Spring Finals: Bagaimana AG Membalikkan Segalanya
Chengdu AG masuk ke Grand Finals sebagai favorit setelah menjuarai lima dari tujuh weekly title di Regular Season. Fragger andalan mereka, HuaHua (Chen Yumeng), sudah jadi pemain paling banyak diperbincangkan sepanjang liga. Tapi lobby Grand Finals beda cerita — dan perjalanan AG menuju trofi sama sekali tidak mulus.
Di Day 1, AG langsung tancap gas dengan 18 eliminasi di Game 1. HuaHua pun meraih MVP single-game pertama turnamen ini berkat delapan frags. Tapi momentum itu tidak bertahan lama — Suzhou KSG mengambil alih puncak klasemen Day 1 setelah meraih Chicken Dinner dua kali berturut-turut di Game 4 dan 5, dan menutup hari pertama dengan 81 poin.
Day 2 jadi milik Wuxi KONE. Mereka meraih dua kemenangan dalam satu sesi dan langsung melompat ke posisi pertama. Fragger mereka, KONE Diao, memimpin chart eliminasi sepanjang tiga hari kompetisi dan tidak pernah lepas dari posisi itu.
Memasuki hari terakhir, lima besar dipisahkan hanya oleh segelintir poin. Belum ada yang aman.
Game Terakhir yang Menentukan Semuanya
Di sinilah Grand Finals ini layak masuk sejarah PEL. Menjelang Game 18, Beijing WBG unggul 14 poin di klasemen keseluruhan. Guangzhou TT ada di posisi dua. AG bahkan belum masuk podium saat itu.
AG menjawab dengan rotasi zona yang total, mengambil high ground lebih awal, lalu menyingkirkan squad-squad tersisa satu per satu hingga akhirnya meraih Chicken Dinner. Satu kemenangan itu cukup untuk membalik seluruh klasemen. Skor akhir: AG 150 poin, unggul satu poin atas WBG.
Ini adalah trofi juara ke-17 dalam sejarah PEL sejak liga ini berdiri pada 2019.
🏆 Peacekeeper Elite League 2026: Klasemen Grand Finals Top 5
| Posisi | Tim | Catatan |
| 1st | Chengdu AG | 150 poin, Chicken Dinner di Game 18 untuk kunci gelar juara |
| 2nd | Beijing WBG | Unggul 14 poin sebelum game terakhir |
| 3rd | Guangzhou TT | Konsisten meraih poin selama tiga hari |
| 4th | Suzhou KSG | Pemimpin klasemen Day 1 dengan 81 poin |
| 5th | Wuxi KONE | Pemimpin klasemen Day 2, eliminasi terbanyak secara keseluruhan |
HuaHua Torehkan Sejarah dengan Lima Penghargaan dalam Satu Musim
HuaHua bergabung dengan Chengdu AG sebagai rekrutan terbesar di offseason, dan banyak yang meragukan harga transfernya. Dia menjawab semua keraguan itu.
Di upacara penghargaan Regular Season yang digelar pada Day 1 Grand Finals, HuaHua menjadi pemain PEL pertama sepanjang masa yang menyapu bersih empat penghargaan individu dalam satu musim: Regular Season MVP, Kill Leader, Most Improved Player, dan Best Free Role. Lalu ia menutup turnamen dengan meraih Grand Finals FMVP — menggenapi total lima trofi dalam satu split.
Rekan setimnya, Linyu, juga mencetak rekor tersendiri. Veteran AG ini kini menjadi juara PEL tiga kali — yang pertama dalam delapan tahun sejarah liga.
Satu detail yang langsung viral di media sosial Tiongkok setelah kemenangan ini: HuaHua mengungkap bahwa ia selama ini membawa foto Faker yang ia gunting dari kemasan mie ramen sebagai jimat keberuntungan. Ia menyebut legenda League of Legends itu sebagai sumber inspirasinya untuk tetap tenang di bawah tekanan selama Grand Finals berlangsung.
Jalan Menuju PMWC 2026
China tidak ikut serta di PUBG Mobile Global Open di Jakarta bulan Juni ini, jadi jalur PEL menuju kompetisi internasional melewati rute yang berbeda.
Tujuh tim PEL telah lolos ke Game for Peace Macau Invitational (29 Juni – 5 Juli). Chengdu AG, sebagai tim teratas dalam PEL Annual Points, langsung melompat ke babak Grand Finals Invitational. Enam tim lainnya — Guangzhou TT, Hangzhou LGD, Beijing WBG, Suzhou KSG, Suzhou Tianba, dan Wuxi KONE — memulai dari Group Stage.
Gabungan PEL Annual Points dan hasil di Macau Invitational akan menentukan tiga tim yang mewakili China di PUBG Mobile World Cup 2026 akhir tahun ini. Setiap poin dari Spring split ini langsung masuk ke perhitungan tersebut.
Ringkasan Cepat
Juara: Chengdu AG, 150 poin, comeback di game terakhir, selisih satu poin. FMVP: HuaHua (Chen Yumeng), juga menyapu empat penghargaan individu Regular Season. Venue: Qicai Convention & Exhibition Operations Center, Changsha. Hadiah: ¥16,4 juta (~$2,4 juta USD). Selanjutnya: Macau Invitational, 29 Juni – 5 Juli, sebagai bagian dari kualifikasi PMWC 2026.